1. Ilmu Komputer

Ilmu komputer
(bahasa Inggris: Computer Science), Secara umum diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik
tentang komputasi, perangkat keras (hardware)
maupun perangkat lunak (software). Ilmu komputer mencakup beragam topik
yang berkaitan dengan komputer, mulai dari
analisis abstrak algoritma sampai
subyek yang lebih konkret seperti bahasa pemrograman,
perangkat lunak, termasuk perangkat keras. Sebagai suatu disiplin
ilmu, Ilmu Komputer lebih menekankan pada pemrograman
komputer, dan rekayasa
perangkat lunak (software), sementara teknik komputer lebih cenderung berkaitan
dengan hal-hal seperti perangkat keras komputer (hardware). Namun, kedua
istilah tersebut sering disalah artikan oleh banyak orang.
Tesis
Church-Turing menyatakan bahwa semua alat komputasi yang telah umum
diketahui sebenarnya sama dalam hal apa yang bisa mereka lakukan, sekalipun
dengan efisiensi yang berbeda. Tesis ini kadang-kadang dianggap sebagai prinsip
dasar dari ilmu komputer. Para ahli ilmu komputer biasanya menekankan komputer von Neumann atau mesin Turing (komputer yang mengerjakan
tugas yang kecil dan deterministik pada suatu waktu tertentu), karena hal
seperti itulah kebanyakan komputer digunakan sekarang ini. Para ahli ilmu
komputer juga mempelajari jenis mesin yang lain, beberapa diantaranya belum
bisa dipakai secara praktikal (seperti komputer
neural, komputer
DNA, dan komputer kuantum)
serta beberapa diantaranya masih cukup teoritis (seperti komputer
random and komputer
oracle).
Ilmu Komputer mempelajari apa yang bisa dilakukan oleh
beberapa program, dan apa yang tidak (komputabilitas dan intelegensia buatan),
bagaimana program itu harus mengevaluasi suatu hasil (algoritma), bagaimana program harus
menyimpan dan mengambil bit tertentu dari suatu informasi (struktur data), dan bagaimana program dan
pengguna berkomunikasi (antarmuka pengguna
dan bahasa pemrograman).
Ilmu komputer berakar dari elektronika, matematika dan linguistik. Dalam tiga dekade terakhir dari
abad 20, ilmu komputer telah menjadi suatu
disiplin ilmu baru dan telah mengembangkan metode dan istilah sendiri.
Departemen ilmu komputer pertama didirikan di Universitas Purdue
pada tahun 1962. Hampir semua universitas sekarang
mempunyai departemen ilmu komputer.
Penghargaan tertinggi dalam ilmu komputer adalah Turing Award, pemenang penghargaan ini
adalah semua pionir di bidangnya.
Edsger Dijkstra mengatakan:
Ilmu komputer bukan tentang komputer sebagaimana astronomi
bukan tentang teleskop
Fisikawan
Richard Feynman mengatakan:
Ilmu komputer umurnya tidak setua fisika; lebih muda
beberapa ratus tahun. Walaupun begitu, ini tidak berarti bahwa
"hidangan" ilmuwan komputer jauh lebih sedikit dibanding fisikawan.
Memang lebih muda, tapi dibesarkan secara jauh lebih intensif!
2. Sistem
Informasi

Sistem Informasi (SI) [1] adalah kombinasi dari teknologi informasi
dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan
manajemen.[2] Dalam arti yang sangat luas,
istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara
orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah
ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi
informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang
berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis.[3]
Ada yang membuat perbedaan yang
jelas antara sistem informasi, dan komputer sistem TIK, dan proses bisnis.
Sistem informasi yang berbeda dari teknologi informasi dalam sistem informasi
biasanya terlihat seperti memiliki komponen TIK. Hal ini terutama berkaitan
dengan tujuan pemanfaatan teknologi informasi. Sistem informasi juga berbeda
dari proses bisnis. Sistem informasi membantu untuk mengontrol kinerja proses
bisnis.[4]
Alter berpendapat untuk sistem
informasi sebagai tipe khusus dari sistem kerja. Sistem kerja adalah suatu
sistem di mana manusia dan/atau mesin melakukan pekerjaan dengan menggunakan
sumber daya untuk memproduksi produk tertentu dan/atau jasa bagi pelanggan.
Sistem informasi adalah suatu sistem kerja yang kegiatannya ditujukan untuk
pengolahan (menangkap, transmisi, menyimpan, mengambil, memanipulasi dan
menampilkan) informasi.[5]
Dengan demikian, sistem
informasi antar-berhubungan dengan sistem
data di satu sisi dan sistem aktivitas di sisi lain. Sistem
informasi adalah suatu bentuk komunikasi sistem di
mana data yang mewakili dan diproses sebagai bentuk dari memori sosial. Sistem
informasi juga dapat dianggap sebagai bahasa semi formal yang mendukung manusia
dalam pengambilan
keputusan dan tindakan.
Sistem informasi merupakan
fokus utama dari studi untuk disiplin sistem informasi dan organisasi informatika.[6]
Sistem informasi adalah
gabungan yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras,
jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan
menyebarkan informasi dalam organisasi.[7]
Sistem informasi adalah suatu
sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan
transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi
dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan
laporan-laporan yang diperlukan.[8]
Sistem informasi
adalah kumpulandari sub-sub sistem baik phisik maupun non phisik
yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja
sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan yaitu mengolah data
menjadi informasi yang berguna.[9]
3.
Teknik
Informatika

Informatika
(Inggris: Informatics) merupakan
disiplin ilmu yang mempelajari transformasi fakta berlambang yaitu data maupun
informasi pada mesin berbasis komputasi. Disiplin ilmu ini mencakup beberapa
macam bidang, termasuk di dalamnya: sistem informasi, ilmu komputer, ilmu informasi, teknik komputer dan aplikasi informasi
dalam sistem
informasi manajemen. Secara umum informatika mempelajari struktur,
sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data,
memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam
bentuk informasi. Aspek dari informatika lebih luas dari sekadar sistem
informasi berbasis komputer saja, tetapi masih banyak informasi yang
tidak dan belum diproses dengan komputer.
Informatika
mempunyai konsep dasar, teori, dan perkembangan aplikasi tersendiri.
Informatika dapat mendukung dan berkaitan dengan aspek kognitif dan sosial,
termasuk tentang pengaruh serta akibat sosial dari teknologi informasi
pada umumnya. Penggunaan informasi dalam beberapa macam bidang, seperti bioinformatika, informatika medis,
dan informasi yang mendukung ilmu perpustakaan, merupakan beberapa
contoh yang lain dari bidang informatika.
Dalam
ruang lingkup yang lebih luas, informatika meliputi beberapa aspek:
- teori informasi yang mempelajari konsep matematis dari suatu informasi
- ilmu informasi yang mempelajari tentang cara pengumpulan, klasifikasi, manipulasi penyimpanan, pengaksesan, dan penyebarluasan informasi untuk keperluan sosial dan kemasyarakatan secara menyeluruh
- ilmu komputer dan teknik komputer yang mempelajari tentang pemrosesan, pengarsipan, dan penyebaran informasi dengan menggunakan teknologi informasi dan pemrograman yang berbasis komputer.
- sistem informasi yang mempelajari mengenai teknik pengembangan suatu sistem untuk mengolah berbagai macam informasi yang ada.
- keamanan informasi ilmu yang mempelajari mengenai kajian proses mengamankan dan melindungi data pada yang ada pada sistem atau komputers.
- informatika sosial yang mengkaji aspek sosial dari TIK dalam perubahan sosial dan organisasional, penggunaan teknologi dalam konteks sosial, dan cara kelembagaan sosial teknologi informasi yang dipengaruhi oleh kekuatan sosial dan praktik-praktik sosial/kemasyarakatan.
Dalam Pemahaman di Teknik informatika mempunyai aspek
kedisiplinan dalam menguasai bidang ilmu informatika yang cukup luas.
Informatika dalam prospek ke depan dalam dunia pekerjaan masa depan karena
informatika berada dalam segala bidang ilmu membutuhkan sentuhan ahli dari ilmu
informatika.
Sumber :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar